Hipnoterapi dalam Islam
Beberapa klien saya menanyakan, apakah hipnoterapi dibolehkan dalam Islam? Pertanyaan ini mengingatkan pada beberapa tahun silam dimana saya skeptis untuk mengikuti pelatihan hipnoterapi. Saat itu saya masih berpikiran bahwa dalam praktek hipnoterapi ada keterlibatan jin disitu. Saya meragukannya dan menyebabkan saya terlambat belajar hipnoterapi.
Keraguan mulai terjawab saat mempelajari ilmu tentang pikiran (neuroscience) melalui buku, seminar maupun pelatihan yang saya ikuti. Hingga akhirnya saya mengambil sertifikasi hipnosis dan juga hipnoterapi. Saya sangat berterima kasih kepada Alm. Iwan Ketan dan Mr. Fadli Nur Haq, merekalah guru pertama saya belajar hipnosis dan hipnoterapi. Mereka pulalah yang memberikan pemahaman kepada saya tentang sudut pandang Islam mengenai hipnosis dan hipnoterapi.
Mereka menceritakan kisah Sahabat Ali bin Abi Thalib yang terkena panah saat perang. Para sahabat pun bertanya kepada istri Ali, Siti Fatimah, bagaimana bagusnya untuk mencabut anak panah tersebut. Siti Fatimah menyarankan agar mencabut anak panah tersebut saat Ali sedang sholat. Saat sholat, beliau sangat khusyuk sehingga tidak merasakan sakit.
Fenomena yang dialami sahabat Ali ini merupakan fenomena hipnosis yaitu terjadi anastesi atau berkurang/hilangnya rasa nyeri. Dalam hipnosis dikenal hipnoanastesi yaitu salah satu aplikasi hipnosis untuk mengurangi rasa nyeri bahkan bisa hilang sama sekali.
Mengenai fenomena hipnosis, saya akan ulas pada tulisan lain. Kembali pada hipnoterapi dalam Islam, saya terus mencari hingga saya mendapatkan literatur tentang hipnosis yang menyebutkan bahwa Ibnu Sina adalah orang pertama yang menemukan perbedaan antara kondisi tidur dan hipnosis. Ibnu Sina (980-1037) adalah seorang ulama, psikolog dan dokter dari Persia.
Ibnu Sina menyebut hipnosis dalam bahasa Arab, al-Wahm al-Amil, dalam bukunya The Book of Healing. Memang sangat jarang yang menyampaikan ini dalam pelatihan hipnosis maupun hipnoterapi sehingga saya sangat senang bisa menyampaikannya di sini.
Mudah-mudahan sedikit penjelasan ini bisa membuat Anda yang masih ragu menjadi yakin untuk belajar atau mengikuti hipnoterapi. Jika butuh penjelasan lebih dalam, bisa menghubungi saya melalui kontak yang tercantum di blog ini. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi.
Hipnoterapi sama halnya seperti keilmuan lainnya
BalasHapus